Keanekaragaman Aves di Kawasan Cagar Alam Pananjung Pangandaran

  • Iwan Setia Kurniawan Universitas Pasundan
  • Fransisca Sudargo Tapilouw Sekolah Pascasarjana, Universitas Pendidikan Indonesia
  • Topik Hidayat Sekolah Pascasarjana, Universitas Pendidikan Indonesia
  • Wawan Setiawan Sekolah Pascasarjana, Universitas Pendidikan Indonesia
Keywords: identifikasi, aves, cagar alam pananjung

Abstract

Aves memiliki potensi yang menarik untuk diamati dengan berbagai jenisnya. Penurunan populasi aves banyak disebabkan karena perburuan liar untuk keperluan komersil. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi aves di kawasan Cagar Alam Pananjung kabupaten Pangandaran. Metode yang digunakan deskriptif dengan desain penelitian menggunakan desain point count pada 10 stasiun (titik pengamatan). Hasil penelitian menunjukan terdapat 43 jenis aves yang berhasil diamati pada seluruh stasiun dari 26 famili. Terdapat beberapa jenis aves yang termasuk dalam kategori terancam punah dan rentan. Hasil analisis setiap stasiun dapat disimpulkan bahwa beberapa jenis aves banyak ditemukan dikawasan hutan dengan vegetasi pohon-pohon tinggi hal ini dikarenakan mereka lebih aman untuk berkembang biak dan bertahan hidup daripada didekat pemukiman atau kawasan wisata. Perlu adanya tindak lanjut dari pemerintah setempat untuk upaya konservasi yang lebih serius dimasa yang akan datang agar supaya dapat mencegah penurunan populasi yang signifikan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anggriana, P., Dewi, B. S., & Winarno, G. D. (2018). Populasi dan Pola Sebaran Burung Kuntul Besar (Egretta alba) di Lampung Mangrove Center. Jurnal Sylva Lestari, 6(3), 73-80. https://doi.org/10.23960/jsl3673-80

Ayat, A., & Tata, H. L. (2015). Diversity of birds across land use and habitat gradients in forests, rubber agroforests and rubber plantations of North Sumatra. Indonesian Journal of Forestry Research, 2(2), 103-120. https://doi.org/10.20886/ijfr.2015.2.2.103-120

Ayat, A. (2011). Panduan Lapangan Burung-Burung Agroforest di Sumatra (In: Mardiastuti A, eds. Bogor, Indonesia. World Agroforestry Centre - ICRAF, SEA Regional Office).

BBKSDA Jabar. (2016). Tentang Cagar Alam Pananjung Pangandaran. http://bbksdajabar.ksdae.menlhk.go.id/wp-content/uploads/2017/08/Profil-Bidwil-3-Fix_skw_6_pangandaran.pdf

Bibby, C., Martin J., & Stuart M. (2000). Teknik-teknik Ekspedisi Lapangan Survei Burung. BirdLife International-Indonesia Programme, Bogor.

Burner, R. C., Shakya, S. B., Haryoko, T., Irham, M., Prawiradilaga, D. M., & Sheldon, F. H. (2018). Ornithological observations from Maratua and Bawean Islands, Indonesia. TREUBIA, 45, 11-24. http://dx.doi.org/10.14203/treubia.v45i0.3445

Endah, G. P., & Partasasmita, R. (2015). Keanekaan jenis burung di Taman Kota Bandung, Jawa Barat. Pros Sem Nas Masy Biodiv Indon, 1, 1289-1294. https://doi.org/10.13057/psnmbi/m010605

Hadiprayitno, G., Mertha, I. G., & Ilhamdi, M. L. (2016). Species richness and birds conservation priority in Mount Rinjani Areas, Lombok. Biosaintifika: Journal of Biology & Biology Education, 8(3), 270-277. https://doi.org/10.15294/biosaintifika.v8i3.5039

HBW and BirdLife International. (2018). Handbook of the Birds of the World and BirdLife International digital checklist of the birds of the world. Version 3. Available at: https://avibase.bsc-eoc.org/checklist.jsp?lang=EN&p2=1&list=birdlife&synlang=&region=IDjaba&version=text&lifelist=&highlight=0.〈=EN&p2=1&list=birdlife&synlang=&region=IDjaba&version=text&lifelist=&highlight=0

Jepson, P. R. (2016). Saving a species threatened by trade: a network study of Bali starling Leucopsar rothschildi conservation. Oryx, 50(3), 480-488. https://doi.org/10.1017/S0030605314001148

Kartikasari, D., Pudyatmoko, S., Wawandono, N. B., & Utami, P. (2018). Komposisi Guild Komunitas Burung di Area Panas Bumi Cagar Alam dan Taman Wisata Alamkamojang Jawa Barat Indonesia. Jurnal Hutan Tropis, 6(2), 124-136. https://doi.org/10.20527/jht.v6i2.5400

Kupsch, D., Vendras, E., Ocampo-Ariza, C., Batáry, P., Motombi, F. N., Bobo, K. S., & Waltert, M. (2019). High critical forest habitat thresholds of native bird communities in Afrotropical agroforestry landscapes. Biological Conservation, 230, 20-28. https://doi.org/10.1016/j.biocon.2018.12.001

Kurniawan, I. S., Tapilow, F. S., & Hidayat, T. (2017, September). How can Smartphone-Based Internet Data Support Animal Ecology Fieldtrip?. In Journal of Physics: Conference Series (Vol. 895, No. 1, p. 012134). IOP Publishing. https://doi.org/10.1088/1742-6596/895/1/012134

MacKinnon, J., Karen, P. & Balen, B. (2010). Seri Panduan Lapangan Burung- Burung Di Sumatera, Jawa, Bali, dan Kalimantan. Puslitbang Biologi- LIPI, Bogor

Mulyadi, A. (2010). Pengetahuan Lingkungan Hidup. Bandung: Prisma Press.

Mulyani, Y. A., Ulfah, M. & Sutopo. (2013). Bird Use of Several in An Academic Campus of Institut Pertanian Bogor in Darmaga, Bogor, West Java. Media Konservasi, 18(1), 18-27.

Muttaqien, H. Z., Hakim, L., & Leksono, A. S. (2015). Analysis of bird diversity for supporting ecotourism development in Rajegwesi, Meru Betiri National Park. Journal of Indonesian Tourism and Development Studies, 3(3), 105-110. https://doi.org/10.21776/ub.jitode.2015.003.03.03

Nugroho, A. S., Anis, T., & Ulfah, M. (2015, June). Analisis Keanekaragaman Jenis Tumbuhan Berbuah di Hutan Lindung Surokonto, Kendal, Jawa Tengah dan Potensinya Sebagai Kawasan Konservasi Burung. In Pros Seminar Nasional Masyarakat Biodiversitas Indonesia (Vol. 1, No. 3, pp. 472-476). https://doi.org/10.13057/psnmbi/m010316

Nurmaeti, C., Abidin, Z., & Prianto, A. (2018). Keanekaragaman Burung pada Zona Penyangga Taman Nasional Gunung Ciremai. Quagga: Jurnal Pendidikan dan Biologi, 10(2), 54-59.

Partasasmita, R., Atsaury, Z. I. A,. & Husodo, T. (2017). The use of forest canopy by various bird species in tropical forest montana zone, the Nature Reserve of Mount Tilu, West Java, Indonesia. Biodiversitas, 18(2), 453-457. https://doi.org/10.13057/biodiv/d180202

Partasasmita, R., Mardiastuti, A., Solihin D. D., Widjajakusuma, R., Prijono, S. N. & Ueda, K. (2009). Komunitas Burung Pemakan Buah di Habitat Suksesi. Jurnal Biosfera, 26 (2): 90-99.

Riefani, M. K., Soendjoto, M. A., & Munir, A. M. (2019). Bird species in the cement factory complex of Tarjun, South Kalimantan, Indonesia. Biodiversitas, 20(1), 218-225. http://eprints.ulm.ac.id/id/eprint/4904

Saefullah, A., Mustari, A. H., & Mardiastuti, A. (2015). Keanekaragaman Jenis burung pada Berbagai Tipe Habitat Beserta Gangguannya di Hutan Penelitian Darmaga, Bogor, Jawa Barat. Media Konservasi. 20(2): 117-124.

Sukmadinata, N. (2016). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Susanto, E., Mulyani, Y. A., & Suryobroto, B. (2016). Bird Communities In Seblat Nature Recreation Park (SNRP) North Bengkulu, Bengkulu. Biosaintifika: Journal of Biology & Biology Education, 8(1), 25-32. https://doi.org/10.15294/biosaintifika.v8i1.4948

Takandjandji, M., & Sawitri, R. (2011). Populasi Burung Merak Hijau (Pavo muticus Linnaeus, 1766) di Ekosistem Savana, Taman Nasional Baluran, Jawa Timur. Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam, 8(1), 13-24.

Teuscher, M., Vorlaufer, M., Wollni, M., Brose, U., Mulyani, Y., & Clough, Y. (2015). Trade-offs between bird diversity and abundance, yields and revenue in smallholder oil palm plantations in Sumatra, Indonesia. Biological Conservation, 186, 306-318. https://doi.org/10.1016/j.biocon.2015.03.022

Widodo, W. (2015). Kajian Kualitatif Kemelimpahan Spesies Burung di Hutan Pegunungan Telaga Bodas, Garut, Jawa Barat. Biosaintifika: Journal of Biology & Biology Education, 7(1), 37-47. https://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/biosaintifika/article/view/3533

Yong, D. L., Liu, Y., Low, B. W., Espanola, C. P., Choi, C. Y., & Kawakami, K. (2015). Migratory songbirds in the East Asian-Australasian Flyway: a review from a conservation perspective. Bird Conservation International, 25(1), 1-37. https://doi.org/10.1017/S0959270914000276

Published
2019-01-27
How to Cite
Kurniawan, I., Tapilouw, F., Hidayat, T., & Setiawan, W. (2019). Keanekaragaman Aves di Kawasan Cagar Alam Pananjung Pangandaran. Titian Ilmu: Jurnal Ilmiah Multi Sciences, 11(1), 37-44. https://doi.org/10.30599/jti.v11i1.393