Identifikasi Kualitas Beras Putih (Oryza sativa L.) Berdasarkan Kandungan Amilosa dan Amilopektin di Pasar Tradisional dan “Selepan” Kota Salatiga

  • Andriyani Rosita Sari Program Studi Kimia, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Kristen Satya Wacana
  • Yohanes Martono Program Studi Kimia, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Kristen Satya Wacana
  • Ferdy Semuel Rondonuwu Program Studi Pendidikan Fisika, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Kristen Satya Wacana
Keywords: Kota Salatiga, Kualitas beras putih, Amilopektin, Amilosa

Abstract

Kualitas beras dapat dipengaruhi dari karakteristik kimiawi yang berbeda seperti kandungan amilosa dan atau amilopektin. Penelitian ini bertujuan untuk mengindentifikasi kualitas beras berdasarkan kandungan amilosa dan amilopektin pada berbagai varietas beras putih di pasar tradisional dan “selepan” daerah Kota Salatiga dan sekitarnya. Metode yang digunakan yaitu spektrofotometri UV-Vis pada panjang gelombang 530nm dan 630nm. Perbedaan rata-rata kandungan amilosa dan amilopektin antar varietas diuji menggunakan RAL dengan metode ANOVA satu arah dengan selang kepercayaan 95%. Berdasarkan data yang diperoleh, kandungan amilosa dalam varietas IR64 (27,40-28,64%), GH (26,39-28,48%), MW (22,84-27,52%;), PW (18,94-23,57%), dan Umbul (27,21-28,02%). Kandungan amilopektin pada varietas IR64 (59,57-60,06%), GH (56,72-63,52%), MW (53,64-61,63%), PW (54,67-62,43%), dan Umbul (53,41-57,98%). Berdasarkan uji ANOVA, kandungan amilosa pada varietas PW “selepan” kandungan amilosa paling rendah dibandingkan dengan di pasar tradisional dan varietas lainnya. Kandungan amilosa yang rendah akan meningkatkan kriteria kepulenan nasinya. Kandungan amilopektin tertinggi terdapat pada varietas beras GH “selepan”.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adnan, Suhartini, & Kusbiantoro, B. (2013). Identifikasi Varietas Berdasarkan Warna dan Tekstur Permukaan Beras Menggunakan Pengolahan Citra Digital dan Jaringan Syaraf Tiruan. Penelitian Pertanian Tanaman Pangan, Vol 32 No(July).

Arkanti, L. W. (2007). Karakterisasi Sifat Fisiko-Kimia dan Sensori Beras Pandan Wangi, Morneng, dan BTN. Institut Pertanian Bogor.

Christianty, M. A., Martono, Y., & Riyanto, C. A. (2018). Validasi Metode Analisis Amilosa Secara Spektrofotometri Ultraviolet-Visible (UV-Vis) dalam Singkong, 157–162.

Dianti, R. W. (2010). Kajian Karakteristik Fisikokimia dan Sensori Beras Organik Mentik susu dan IR64; Pecah Kulit dan Giling Selama Penyimpanan. Universitas Sebelas Maret Surakarta.

Handayani, C., Riyanto, C. A., & Martono, Y. (2016). Pengaruh Fortifikasi Tepung Pisang Uter (Musa paradisiaca Lin) Var Uter dan Substitusi Terigu dalam Mocaf Terasetilasi Ditinjau dari Kandungan Amilosa dan Amilopektin. In SN-KPK IX (pp. 187–195).

Hernawan, E., & Meylani, V. (2016). Analisis Karakteristik Fisikokimia Beras Putih, Beras Merah, dan Beras Hitam (Oryza sativa L., Oryza nivara dan Oryza sativa L. indica). Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada, 15 Nomor 1, 79–91.

Kumar, I., & Kush, G. S. (1986). Gene Dosage Effect of Amylose Content in Rice Endosperm. Japan Journal Genetics, 61, 559–568.

Lin, J., Singh, H., Chang, Y., & Chang, Y. (2011). Factor analysis of the functional properties of rice flours from mutant genotypes. Food Chemistry, 126(3), 1108–1114. https://doi.org/10.1016/j.foodchem.2010.11.140

Masniawati, A., Johannes, E., Latunra, A. I., & Paelongan, N. (2012). Karakterisasi Sifat Fisikokimia Beras Merah Pada Beberapa Sentra Produksi Beras di Sulawesi Selatan.

Nisah, K. (2017). Studi Pengaruh Kandungan Amilosa dan Amilopektin Umbi-Umbian Terhadap Karakteristik Fisik Plastik Biodegredable dengan Plastizicer Gliserol. Jurnal Biotik, 5 No. 2(ISSN: 2337-9812), 106–113.

Richana, N., & Sunarti, T. C. (2004). Karakterisasi Sifat Fisikokimia Tepung Umbi dan Tepung Pati dari Umbi Ganyong, Suweg, Ubi Kelapa, dan Gembili. J.Pascapanen, 1(1), 29–37.

Soenardjo, E., Damardjati, D., & Syam, M. (1991). Padi Buku 3. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Pusat Penelitian Tanaman Pangan Bogor.

Suliartini, N. W. S., Sadimantara, G. R., Wijayanto, T., & Muhidin. (2011). Pengujian Kadar Antosianin Padi Gogo Beras Merah Hasil Koleksi Plasma Nutfah Sulawesi Tenggara. Crop Agro, 4(2), 43–48.

Ulyarti. (1997). Mempelajari Sifat-sifat Amilografi pada Amilosa, Amilopektin, dan Campurannya. Institut Pertanian Bogor.

Wibowo, P., Indrasari, S. D., & Jumali. (2009). Identifikasi Karakteristik dan Mutu Beras di Jawa Barat. Penelitian Pertanian Tanaman Pangan, VOL. 28 NO, 43–49.

Winarno, F. (1997). Kimia Pangan dan Gizi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Published
2020-01-15
How to Cite
Sari, A., Martono, Y., & Rondonuwu, F. (2020). Identifikasi Kualitas Beras Putih (Oryza sativa L.) Berdasarkan Kandungan Amilosa dan Amilopektin di Pasar Tradisional dan “Selepan” Kota Salatiga. Titian Ilmu: Jurnal Ilmiah Multi Sciences, 12(1), 24-30. https://doi.org/10.30599/jti.v12i1.599