Efektifitas Belimbing Manis (Averrhoa Carambola Linn) sebagai Anti Hipertensi pada Pasien Hipertensi di Puskesmas Metro Pusat, Kota Metro

  • Ari Khusuma Poltekkes Kemenkes Mataram
  • Suhartiningsih Suhartiningsih Laboratorium Kesehatan Daerah Provinsi DKI Jakarta
  • Annisa Mulia Anasis Program Studi Farmasi, Fakultas MIPA, Universitas Tulang Bawang
Keywords: hipertensi, kalium, belimbing manis (Averrhoa carambola Linn), tekanan darah

Abstract

Hipertensi adalah keadaan seseorang dengan peningkatan tekanan darah di atas normal. Data pra-survei menunjukkan angka kejadian hipertensi di Kota Metro tahun 2017 mencapai 1.839 kasus dan di Puskesmas Metro Pusat mencapai 481 kasus. Hipertensi berkaitan dengan resiko penyakit kardiovaskuler. Upaya menurunkan tekanan darah penderita hipertensi dengan mengkonsumsi buah yang tinggi kalium seperti belimbing manis. Tujuan penelitian yaitu mengetahui efektifitas belimbing manis (Averrhoa carambola Linn) sebagai anti hipertensi. Desain penelitian pre-experiment designs rancangan one group pre-test post-test. Sampel sebanyak 23 orang menggunakan teknik purposive sampling sesuai kriteria inklusi ekslusi. Analisis univariat pre-post intervensi & analisis bivariat menggunakan uji paired t-test. Hasil uji statistik rerata tekanan darah penderita hipertensi pre-test 149,65/94,87 mmHg dan post-test pemberian belimbing manis 139,61/89,52 mmHg. Hasil analisis paired sample t-test didapatkan p-value 0,00 < a 0,05 . Belimbing manis efektif sebagai anti hipertensi dengan rerata tekanan darah setelah diberi perlakuan lebih rendah secara bermakna dibandingkan sebelum diberi perlakuan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anwar, R. (2014). Konsumsi buah dan sayur serta konsumsi susu sebagai faktor risiko terjadinya hipertensi di Puskesmas S. Parman Kota Banjarmasin. Jurnal Skala Kesehatan.

Ardiansyah, M. (2013). Keperawatan Medikal Bedah untuk Mahasiswa. International Journal of Soil Science. https://doi.org/10.3923/ijss.2017.32.38

Ardiyanto, I., Nuraeni, A., & Supriyono, M. (2014). Efektifitas Jus Belimbing Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Lansia Di Kelurahan Tawangmas Baru Kecamatan Semarang Barat. Jurnal Ilmi Keperawatan Dan Kebidanan (JIKK).

Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. (2013). Riset Kesehatan Dasar 2013. Riset Kesehatan Dasar 2013.

Berawi, K. N., & Pasya, A. V. (2016). Pengaruh Pemberian Jus Belimbing Manis ( Averrhoacarambola L ) untuk Menurunkan Tekanan Darah. Majority.

Black, J. m, & Hawks, J. H. (2014). Keperawatan medika bedah: Manajemen klinis untuk hasil yang diharapkan. 3.

Devicaesaria, A. (2014). Hipertensi Krisis. Medicinus.

Dinas Kesehatan Kota Metro. (2018). Profil Kesehatan Kota Metro 2017. Journal of Chemical Information and Modeling. https://doi.org/10.1017/CBO9781107415324.004

Diyono, & Mulyanti, S. (2013). Keperawatan Medikal Bedah: Buku Ajar. In Keperawatan Medikal Bedah: Buku Ajar.

Elliya, R., Hermawan, D., & Trismiana, E. (2016). Pengaruh Jus Mentimun (Cucumis Sativus) Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Di Uptd Panti Sosial Lanjut Usia Tresna Werdha Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2015. Holistik Jurnal Kesehatan. https://doi.org/10.33024/HJK.V10I1.229

Febriani, E., & Zulfah, S. (2016). Perbedaan Pengaruh Pemberian Jus Tomat Dengan Jus Belimbing Manis Terhadap Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi. AcTion: Aceh Nutrition Journal. https://doi.org/10.30867/action.v1i1.2

Kemenkes RI. (2015). Hipertensi . The Silent Killer. Pusdatin.

Triyanto, E. (2014). Pelayanan Keperawatan bagi penderita Hipertensi Secara Terpadu. Jurnal Kesehatan Medika Santika.

World Health Organization. (2018). WHO | Blood Pressure. WHO.

Published
2020-09-09
How to Cite
Khusuma, A., Suhartiningsih, S., & Anasis, A. (2020). Efektifitas Belimbing Manis (Averrhoa Carambola Linn) sebagai Anti Hipertensi pada Pasien Hipertensi di Puskesmas Metro Pusat, Kota Metro. Titian Ilmu: Jurnal Ilmiah Multi Sciences, 12(2), 77-84. https://doi.org/10.30599/jti.v12i2.683