Radiasi Benda Hitam dan Efek Fotolistrik Sebagai Konsep Kunci Revolusi Saintifik dalam Perkembangan Teori Kuantum Cahaya

  • Sutarno Sutarno Program Studi Pendidikan Fisika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Bengkulu
  • Erwin Erwin Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Nurul Huda, Sukaraja, OKU Timur, Sumatera Selatan
  • Muhammad Syaipul Hayat Universitas PGRI Semarang
Keywords: Radiasi benda hitam, Efek fotolistrik, Revolusi saintifik, Teori kuantum cahaya

Abstract

Teori fisika klasik telah menghasilkan konsensus bahwa cahaya merupakan gelombang elektromagnetik yang terdistribusi secara malar dalam ruang tiga dimensi. Cahaya merambat transversal dengan laju energi sebanding dengan intensitasnya. Paradigma ini telah menuntun rangkaian aktivitas ilmiah pada sains normal yang menghasilkan berbagai perkembangan ilmu pengetahuan. Teori gelombang elektromagnetik terus berkembang hingga awal abad 19 sebelum akhirnya gagal menjelaskan fakta spektrum radiasi benda hitam dan efek fotolistrik. Teori fisika klasik mengalami krisis. Fase ini mendorong para ilmuwan melakukan berbagai spekulasi teori dan eksperimen guna memperoleh penyelesaian masalah. Muncul pemikiran revolusioner yang diilhami oleh gagasan Planck yang selanjutnya diartikan lebih fisis oleh Einstein membentuk teori kuantum cahaya. Fenomena radiasi benda hitam dan efek fotolistrik dapat dijelaskan secara memuaskan hanya dengan menganggap bahwa cahaya tidak terdistribusi secara malar, melainkan dalam bentuk paket-paket energi yang disebut kuanta (foton). Besar energi foton tidak ditentukan oleh intensitas, melainkan oleh frekuensi cahaya. Fenomena radiasi benda hitam dan efek fotolistrik telah membuka gerbang pergeseran paradigma, dari fisika klasik menuju fisika modern.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Beiser, A. (1981). Fisika Modern. Terjemahan The Houw Liong. Jakarta: Erlangga
.
Firman, H. (2016). Perkembangan Ilmu. Bahan Kuliah Filsafat Ilmu. Tidak Diterbitkan. Bandung: SPs UPI.

Gie, T.I, et al. (1998). Fisika Modern. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.

Hamdani. (2011). Filsafat Sains. Bandung: CV Pustaka Setia.

Khun, T.S. (1989). The Structure of Scientific Revolutions: Peran Paradigma dalam Revolusi Sains. Terjemahan Tjun Sujarman. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Krane, K.S. (1992). Fisika Modern. Terjemahan Hans J. Wospakrik. Jakarta: Universitas Indonesia Press.

Nahrul, A. (2010). Beberapa Konsep Kunci Pemikiran Thomas Kuhn. Makalah. Tidak diterbitkan.

Nurkhalis. (2012). Konstruksi Teori Paradigma Thomas S. Kuhn. Jurnal Ilmiah Islam Futura, Volume XI, No. 2, hal 79-99.

Yeremias, J. (2012). Thomas Khun: Perkembangan Sains dan Kritik Larry Laudan. J. Melintas 28(2): 161-181.

Zubaedi, et al. (2007). Filsafat Barat: dari Logika Baru Rene Descartes hingga Revolusi Sains ala Thomas Kuhn. Yogyakarta: Ar-Ruzz Medi.
Published
2017-09-18
How to Cite
Sutarno, S., Erwin, E., & Hayat, M. (2017). Radiasi Benda Hitam dan Efek Fotolistrik Sebagai Konsep Kunci Revolusi Saintifik dalam Perkembangan Teori Kuantum Cahaya. Titian Ilmu: Jurnal Ilmiah Multi Sciences, 9(2), 51-58. https://doi.org/10.30599/jti.v9i2.92
Section
Articles