http://journal.stkipnurulhuda.ac.id/index.php/JTI/issue/feed Titian Ilmu: Jurnal Ilmiah Multi Sciences 2018-01-29T16:56:49+07:00 Titian Ilmu: jti@stkipnurulhuda.ac.id Open Journal Systems <p style="text-align: justify;"><strong>Titian Ilmu: Jurnal Ilmiah Multi Sciences</strong> merupakan jurnal di bawah naungan &nbsp;Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat STKIP Nurul Huda.&nbsp;<strong>Titian Ilmu: Jurnal Ilmiah Multi Sciences</strong>&nbsp;berfokus tentang&nbsp;<strong>KEPENDIDIKAN DAN MULTI SCIENCE. &nbsp;</strong>Jurnal ini mempunyai nomor&nbsp;<strong>E-ISSN 2581-1452</strong>&nbsp;dan&nbsp;<strong>P-ISSN 2087-4839.&nbsp;</strong>Jurnal ini bersifat Open Acces dan dapat diunduh secara gratis. "Titian Ilmu: Jurnal Ilmiah Multi Sciences" mempunyai lisensi&nbsp;http://creativecommons.org/licenses/by/4.0, artinya dalam artikel selanjutnya&nbsp;mengizinkan setiap orang untuk membuat ciptaan turunan, selama&nbsp;Anda&nbsp;mencantumkan kredit kepada&nbsp;penulis&nbsp;atas ciptaan asli.</p> <p style="text-align: justify;"><strong>Indexing by:&nbsp;</strong>Google Scholar,&nbsp;OneSearch, PKP|Index, Moraref, Neliti, Base,&nbsp;DRJI</p> http://journal.stkipnurulhuda.ac.id/index.php/JTI/article/view/126 Analisis Kualitas Soal Perlombaan Matematika Tingkat SMA 2018-01-29T16:56:49+07:00 Abdul Karim abdul.depok@gmail.com <p>Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kualitas soal perlombaan matematika tingkat SMA sederajat berdasarkan analisis butir soal secara kuantitatif dan sebagai bahan masukan untuk perbaikan soal perlombaan matematika yang akan datang Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Dalam penelitian ini teknik menggumpulkan data adalah dokumen soal yang digunakan pada saat kompetisi matematika yang diadakan oleh program studi pendidikan matematika Universitas Indraprasta PGRI. Objek penelitian ini adalah soal (termasuk kunci jawaban) dan lembar jawaban soal yang dikerjakan peserta. Populasi dan sampel penelitian adalah seluruh soal dan jawaban pada kompetisi matematika yang berjumlah 109 peserta.Hasil analisis butir soal secara kuantitatif terbagi menjadi empat yaitu a) Ditinjau dari validitas, b) Ditinjau dari reliabilitas, c) Ditinjau dari daya beda dan 4) Ditinjau dari tingkat kesukaran.</p> 2018-01-27T00:00:00+07:00 ##submission.copyrightStatement## http://journal.stkipnurulhuda.ac.id/index.php/JTI/article/view/130 Penerapan Program Gen Aktif (Generasi Anti Kekerasan, Narkoba, dan Zat Adiktif Lainnya) pada Pelajar Kota Ternate 2018-01-29T16:56:49+07:00 Suparman Suparman suparman.bio1@gmail.com Bahtiar Bahtiar suparman_bio@yahoo.com M. Nasir Tamalene suparman_bio@yahoo.com <p>Kota Ternate adalah pusat pelajar di Provinsi Maluku Utara. Beberapa kasus kekerasan dan pengedaran narkoba di Kota Ternate sangat meresahkan pihak orangtua dan sekolah. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan solusi bagi pihak sekolah dan pelajar dalam mencegah kekerasan dan penyebaran anrkoba dengan mengintegrasikan suatu model pengabdian GEN AKTIF dalam ekstrakurikuler. Dua sekolah model digunakan sebagai mitra yakni SMP IT Albina Ternate dan SMA Nurul Hasan Kota ternate. Pelaksanaan IbM dimulai dengan kegiatan sosialisasi Anti Narkoba berupa Olimpiade Anti Narkoba untuk pelajar SMA Sekota Ternate. Tahapan kedua ialah pendempingan mengenai GEN AKTIF dan penyuluhan anti narkoba, anti kekerasan dan anti aids. Pendampingan mengambil waktu selama empat bulan yang dilaksanakan disekolah masing-masing. Selanjutnya evaluasi oleh tim pengabdi. Semua rangkaian usulan tersebut dapat dilakukan dengan program IbM pelajar Kota Ternate dalam GEN AKTIF (Generasi anti kekerasan, narkoba dan zat adiktif). Rangkaian program melibatkan siswa secara langsung dalam mengelola kegiatan dan pembentukan model komunitas sekolah bernuansa anti kekerasan dan narkoba dikalangan pelajar. Akhir program, tim mendapatkan perubahan pengetahuan peserta baik dari SMP maupun SMA tentang narkoba, aids dan kekerasan, yakni : pengetahuan peserta SMA rata-rata meningkat dari 30% menjadi 67%; peserta SMP meningkat dari 22% menjadi 61% pada tes akhir. Respon peserta juga menyatakan bahwa 100% peserta senang dengan kegiatan ini, dan 93% peserta mendapat pengalalan baru dan bermanfaat bagi masa depan.</p> 2018-01-27T00:00:00+07:00 ##submission.copyrightStatement## http://journal.stkipnurulhuda.ac.id/index.php/JTI/article/view/131 Korelasi Tingkat Perhatian Orang Tua dan Kemandirian Belajar dengan Prestasi Belajar Siswa 2018-01-29T16:56:49+07:00 Effendi Effendi effendi@stkipnurulhuda.ac.id Mursilah Mursilah mursilahhj@gmail.com Mujiono Mujiono 23mujionompa@gmail.com <p>Penelitian ini dilatar belakangi konsep bahwa ketercapaian prestasi belajar siswa dapat dipengaruhi oleh dua faktor utama yaitu faktor intern dan faktor ekstern. Faktor intern adalah faktor yang berasal dari dalam diri siswa seperti tingkat inteligensi, bakat, minat, motivasi serta kemandirian dalam belajar. Sikap kemadirian siswa sangat mendukung terhadap keberhasilan dalam belajar, sehingga baik lingkungan keluarga maupun sekolah harus mampu melatih dan mengembangkan rasa kemandirian siswa. Di samping faktor intern tersebut salah satu faktor yang perlu dierhatikan yakni perhatian orang tua. Seorang peserta didik secara psikologis sangat membutuhkan rasa perhatian baik dari orang tua, guru maupun lingkungannya, sehingga sudah sewajarnya orang tua harus lebih intens untuk memberikan waktu kepada anaknya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menhetahui seberapa besar hubungan antara tingkat perhatian orang tua dan kemandirian belajar dengan prestasi belajar siswa. Penelitian dilaksanakan menggunakan jenis kuantitatif korelasional<em>. </em>Variabel bebas pada penelitian ini adalah tingkat perhatian orang tua (X<sub>1</sub>) dan kemandirian belajar (X<sub>2</sub>)<em>, </em>sedangkan variabel terikat penelitian ini adalah prestasi belajar siswa. Populasi penelitian ini berjumlah 105. Sampel penelitian adalah diambil 50% dari populasi yaitu 53 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik angket dan dokumentasi. Uji instrumen yang dilakukan adalah uji validitas dan uji reliabilitas. Uji prasyarat analisis data yang digunakan adalah uji normalitas. Adapun analisis data dilakukan menggunakan rumus <em>product moment </em>dan <em>regresi linier berganda. </em>Hasil penelitian menyatakan bahwa terdapat hubungan yang sangat kuat antara tingkat perhatian orang tua dan kemandirian belajar dengan prestasi belajar&nbsp; siswa dengan indeks korelasi sebesar 0,95 yang berada diantara&nbsp; 0,81 – 1,00. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa nilai F<sub>0</sub> = 834,798, F<sub>0</sub> &gt; F<sub>0,05(2)(50)</sub> yaitu 834,798&gt;3,180 sehingga hipotesis nihil (H<sub>0</sub>) ditolak sedangkan (H<sub>a</sub>) diterima. Dengan demikian maka sebaiknya orang tua senantiasa meningkatkan sikap perhatian kepada anak-anaknya dan seorang pendidik harus berupaya untuk mendesain pembelajaran sehingga peserta didik lebih mandiri dalam proses belajarnya.</p> 2018-01-28T17:30:22+07:00 ##submission.copyrightStatement## http://journal.stkipnurulhuda.ac.id/index.php/JTI/article/view/105 Profil Analisis Kebutuhan Modul Ajar pada Perkuliahan Model Pembelajaran IPA di SD Bagi Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar 2018-01-29T16:56:49+07:00 Helmi Helmi helmia.suwarjono@gmail.com Afridha Sesrita helmia.suwarjono@gmail.com Sobrul Laeli helmia.suwarjono@gmail.com <p class="Abstact"><span lang="IN">Model pembelajaran IPA di sekolah dasar merupakan salah satu mata kuliah yang membekalkan keterampilan dasar bagi seorang calon guru yang meliputi berbagai model pembelajaran IPA yang diterapkan disekolah dasar. Pada kenyataanya ada banyak hambatan dalam proses pembelajaran. Karenanya dilakukan berbagai upaya untuk mendapatkan hasil yang optimal dalam perkuliahan ini sehingga setiap mahasiswa yang mengikuti perkuliahan dapat mengaplikasikan ilmunya dengan bekal yang cukup. Penelitian ini merupakan langkah perbaikan sistem perkuliahan yaitu perbaikan bahan ajar yang digunakan. Tahap awal yang dilakukan adalah menganalisis kebutuhan modul yang diperlukan oleh mahasiswa meliputi perlu dan tidaknya modul dibuat, bentuk modul yang diharapkan, cakupan isi dan sebagainya. Subjek penelitian adalah mahasiswa PGSD di Universitas djuanda Bogor (N=30) dengan menyebarkan angket yang mencakup tingkat pemahaman materi dan analisis kebutuhan modul. Berdasarkan data dari angket, didapatkan bahwa penguasaan mahasiswa terhadap materi masih tergolong rendah, sedangkan modul yang memenuhi kriteria baik, menarik dan memudahkan pembelajaran sangat dibutuhkan oleh mahasiswa.</span></p> 2018-01-28T00:00:00+07:00 ##submission.copyrightStatement## http://journal.stkipnurulhuda.ac.id/index.php/JTI/article/view/135 Efektivitas Penggunaan Multimedia Interaktif Materi Kalor Berorientasi Peta Kompetensi Siswa Sekolah Menengah Atas 2018-01-29T16:56:48+07:00 Saprudin Saprudin Saprudin_unkhair@yahoo.com Fatma Hamid fatma_hamid37@yahoo.co.id <p>Artikel ini merupakan bagian dari penelitian pengembangan model multimedia pembelajaran fisika berorientasi peta kompetensi siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) di provinsi Maluku Utara. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki efektivitas penggunaan multimedia interaktif (MMI) dalam meningkatkan penguasaan konsep fisika siswa SMA khususnya pada materi kalor. Penelitian eksperimen ini menggunakan <em>randomized control group pretest-posttest design</em> dengan sampel siswa kelas X pada salah satu SMA di Kabupaten Halmahera Barat. Pengumpulan data dilakukan melalui tes yakni uji kompetensi siswa yang berisi kemampuan yang diujinasionalkan terkait materi kalor. Hasil perhitungan <em>Effect Size</em> menunjukkan bahwa besarnya <em>Cohen’s d effect size</em> antara kelas eksperimen 1 dengan kelas kontrol sebesar 3,7 (tinggi) dan antara kelas eksperimen 2 dengan kelas kontrol sebesar 0,7 (sedang). Hal ini berarti bahwa penggunaan MMI secara signifikan efektif dalam meningkatkan kompetensi siswa pada kemampuan yang diujinasionalkan khususnya pada materi kalor. Besarnya <em>effect size</em> menunjukkan bahwa implementasi MMI lebih efektif jika digunakan dalam pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran tertentu dalam hal ini model pembelajaran kooperatif tipe <em>Student Team Achievement Division</em> (STAD).</p> 2018-01-28T21:09:09+07:00 ##submission.copyrightStatement## http://journal.stkipnurulhuda.ac.id/index.php/JTI/article/view/140 Peningkatan Hasil Belajar IPA Melalui Penerapan Pendekatan Keterampilan Proses di SMPN Kecamatan Belitang Madang Raya 2018-01-29T16:56:48+07:00 Wahid Gunarto wahid_gunarto@yahoo.co.id <p>Penelitian ini dilatarbelakangi kurangnya minat dan perhatian siswa tarhadap mata pelajaran IPA, sehingga hasil belajar siswa belum tuntas secara klasikal. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui peningkatan hasil belajar IPA khususnya materi pembelajaran Fisika melalui menerapkan pendekatan pembelajaran keterampilan proses<em>.</em> Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan mulai dari pra siklus, siklus I dan siklus II. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik observasi dan teknik tes<em>. </em>Adapun analisis data yang digunakan adalah teknik deskripsi dari data observasi dan tes. Dari analisis data didapatkan hasil penelitian dari pra siklus sampai ke siklus II yaitu persiapan guru mengalami peningkatan dari 74,0% pada pra siklus, 81,0% pada siklus I dan 96,3% pada siklsu II. Aktivitas guru mengalami peningkatan dari 50,0% pada pra siklus, 77,1% pada siklus I dan 98,0% pada siklus II. Hasil belajar siswa mengalami peningkatan dari ketuntasan 67,0% pada pra siklus, 77,8% pada siklus I dan 96,3% pada siklus II. Sedangkan aktivitas siswa mengalami peningkatan dari kriteria cukup, baik dan sangat baik. Dengan hasil tersebut maka peneliti berkesimpulan bahwa penerapan pendekatan pembelajaran keterampilan proses dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi pembelajaran Listrik Statis.</p> 2018-01-28T22:56:25+07:00 ##submission.copyrightStatement##