Analisis Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Siswa SMA pada Materi Hukum Newton Tentang Gerak

  • Nur Faizah Akmala Universitas Lampung
  • Wayan Suana Universitas Lampung
  • Feriansyah Sesunan Universitas Lampung
Keywords: Hukum Newton, kemampuan berpikir tingkat tinggi, siswa SMA/MA, perbedaan gender

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa SMA/MA pada materi Hukum Newton tentang gerak serta mendeskripsikan perbedaan kemampuan siswa berdasarkan gender. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif deskriptif dengan responden berjumlah 456 siswa di Kota Bandar Lampung. Data dikumpulkan menggunakan soal tes pilihan jamak dengan jumlah 20 butir soal yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh, persentase kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa tergolong rendah dengan nilai rata-rata sebesar 44,1. Dari ketiga dimensi proses berpikir, rata-rata kemampuan siswa pada level berpikir analisis, evaluasi, dan mencipta, secara berturut-turut adalah 65,0 (cukup tinggi), 28,3 (rendah), dan 29,2 (rendah). Berdasarkan gender, rata-rata kemampuan siswa laki-laki dan perempuan hampir sama, yaitu laki-laki 44,7 dan perempuan 43,7 dan keduanya berkategori rendah. Dari hasil uji t, tidak ditemukan adanya perbedaan yang signifikan antara kemampuan siswa laki-laki dan perempuan. Kesimpulannya adalah kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa SMA/MA di Bandar Lampung tergolong rendah dan tidak ada perbedaan yang signifikan mengenai kemampuan siswa antar gender.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Avargil, S., Herscovitz, O., & Dori, Y. J. (2012). Teaching thinking skills in context-based learning: Teachers’ challenges and assessment knowledge. Journal of Science Education and Technology, 21(2), 207-225. https://doi.org/10.1007/s10956-011-9302-7

BSNP. (2010). Paradigma Pendidikan Nasional Abad-XXI. Jakarta: BNSP.

Carlgreen, T. (2013). Communication, Critical Thinking, Problem Solving : A Suggested Course For A High School Students in the 21st Century. Interchange, 44(1-2), 63-81. https://doi.org/10.1007/s10780-013-9197-8

Gais, Z. & Afriansyah, E.A. (2017). Analisis Kemampuan Siswa dalam Menyelesaikan Soal High Order Thinking Ditinjau dari Kemampuan Awal Matematis Siswa. Jurnal Mosharafa, 6 (2).

Iffa, U., Fakhrudin & Yennita. (2016). Analisis Higher Order Thinking Skill (HOTS) Siswa SMP Negeri 1 Salo dalam Menyelesaikan Soal Ujian Nasional IPA Fisika Tingkat SMP/MTs. Jurnal Online Mahasiswa, 4(1), 1-9.

Kurniati, D., Harimukti, R., & Jamil, N. A. (2016). Kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa SMP di Kabupaten Jember dalam menyelesaikan soal berstandar PISA. Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan, 20(2), 142-155. http://dx.doi.org/10.21831/pep.v20i2.8058

Lewy, L., Zulkardi, Z., & Aisyah, N. (2009). Pengembangan soal untuk mengukur kemampuan berpikir tingkat tinggi pokok bahasan barisan dan deret bilangan di kelas IX akselerasi SMP Xaverius Maria Palembang. Jurnal Pendidikan Matematika, 3(2), 14-28.

Solekhah, F.M., Maharta, N., & Suana, W. (2018). Pengembangan Instrumen Tes Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Pada Materi Hukum Newton Tentang Gerak. Journal of Physics and Science Learning, 2(1), 17-26.

Sumintono, B., & Widhiarso, W. (2015). Aplikasi Model Rasch Untuk Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial. Cimahi: Trimkomunikata.

Published
2019-07-25
How to Cite
Akmala, N., Suana, W., & Sesunan, F. (2019). Analisis Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Siswa SMA pada Materi Hukum Newton Tentang Gerak. Titian Ilmu: Jurnal Ilmiah Multi Sciences, 11(2), 67-72. https://doi.org/10.30599/jti.v11i2.472