Analisis Unsur Semiotik Sesajen pada Upacara Ruwatan Anak Kendhana-Kendhini Adat Suku Jawa

  • Sugiarti Sugiarti STKIP NURUL HUDA
  • Herni Fitriani STKIP NURUL HUDA

Abstract

Ruwatan adalah salah satu upacara tradisional untuk mendapatkan keselamatan supaya orang terbebas dari segala macam kesialan hidup, nasib jelek dan selanjutnya agar dapat mencapai kehidupan yang ayom ayem tentrem (aman, bahagia, damai di hati). Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan secara objektif bentuk-bentuk sesajen serta makna dari diadakan sesajen dalam upacara ruwatan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan semiotik. Sumber data dalam penelitian ini adalah dalang ruwat bapak Didi Permadi yang bertempat tinggal di Lampung. Sedangkan teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik wawancara, teknik rekam, dokumentasi, teknik catat, dan pengamatan langsung di lapangan tempat upacara tersebut berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam setiap upacara ruwatan, khususnya ruwatan anak Kendhana-kendhini adat suku Jawa, tidak diharuskan menggunakan wayang kulit sebagai perantaranya tergantung tingkat kemampuan ekonomi sang pemilik hajat. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dalam acara ruwatan  hakikinya  bahwa kehidupan di dunia ini hanyalah tempat kita menanam sebuah kebaikan apabila kita menanam dengan cara yang baik, benar, dan sesuai maka kita akan memetik hasil dari menanam kita  dengan hasil yang memuaskan.

Keywords: Semiotik, Sesajen, Upacara Ruwatan

Downloads

Download data is not yet available.

References

Beniyy, H. (2011). Semiotik dan Dinamika Sosial Budaya. Jakarta: Komunitas Bambu.

Daeng, S. (2002). Kebudayaan dan Lingkungan, Tinjauan Antropologi. Pustaka Pelajar.

Heriwati, S. H. (2016). Semiotika dalam Periklanan. Pendhapa: Journal of Interior Design, Art and Culture, 1(1).

Lestari, D. E. G. (2020). Makna Tradisi Ruwatan Adat Jawa Bagi Anak Perempuan Tunggal Sebelum Melakukan Pernikahan di Desa Pulungdowo Kecamatan Tumpang Kabupaten Malang. Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, Dan Sosial Budaya, 26(2), 150-157.

Mariani, L. (2016). Ritus Ruwatan Murwakala di Surakarta. Umbara, 1(1), 43-56.

Pamungkas, R. (2008). Tradisi Ruwatan Misteri Dibalik Ruwatan. PT Narasi.

Pujiati, T. (2015). Analisis Semiotika Struktural pada Iklan TOP Coffee. Jurnal Sasindo UNPAM, 3(3).

Sari, P.I.P, & Rahmat, D. S. (2018). Analisis Semiotik pada Teks Mantra Ruwatan Murwakala serta Relevansinya Sebagai Materi Ajar Puisi Jawa DISekolah Menengah Atas. Sabdasastra, 2.

Setiawan, E. (2018). Tradisi Ruwatan Murwakala Anak Tunggal dalam Tinjauan Sosiokultural Masyarakat Jawa. Asketik: Jurnal Agama dan Perubahan Sosial, 2(2), 129-138.
Published
2021-05-16
How to Cite
Sugiarti, S., & Fitriani, H. (2021). Analisis Unsur Semiotik Sesajen pada Upacara Ruwatan Anak Kendhana-Kendhini Adat Suku Jawa. Titian Ilmu: Jurnal Ilmiah Multi Sciences, 13(1), 46-50. https://doi.org/10.30599/jti.v13i1.726