Titian Ilmu: Jurnal Ilmiah Multi Sciences https://journal.stkipnurulhuda.ac.id/index.php/JTI <p style="text-align: justify;"><strong>Titian Ilmu: Jurnal Ilmiah Multi Sciences</strong> merupakan jurnal di bawah naungan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat STKIP Nurul Huda.&nbsp;<strong>Titian Ilmu: Jurnal Ilmiah Multi Sciences</strong>&nbsp;berfokus tentang&nbsp;<strong>KEPENDIDIKAN DAN MULTI SCIENCE. </strong>Jurnal ini mempunyai nomor&nbsp;<strong>E-ISSN 2581-1452</strong>&nbsp;dan&nbsp;<strong>P-ISSN 2087-4839,&nbsp;</strong>bersifat <em>Open Acces</em> dan dapat diunduh secara gratis.&nbsp;<strong>Titian Ilmu: Jurnal Ilmiah Multi Sciences </strong>telah<strong> terakeditasi </strong>Kemenristekdikti dengan SK No. 30/E/KPT/2018</p> <p style="text-align: justify;"><strong>Indexing by:</strong> DOAJ,<strong>&nbsp;</strong>Google Scholar,&nbsp;OneSearch, PKP|Index, Moraref, Neliti, Base,&nbsp;DRJI, WorldCat, Garuda, Portal Garuda, dll.</p> Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Nurul Huda en-US Titian Ilmu: Jurnal Ilmiah Multi Sciences 2087-4839 Kontribusi Argumentasi Ilmiah dalam Pengembangan Keterampilan Berpikir Kritis https://journal.stkipnurulhuda.ac.id/index.php/JTI/article/view/454 <p>Berpikir kritis merupakan interpretasi dan evaluasi yang terampil dan aktif terhadap hasil observasi dan komunikasi, informasi dan argumentasi.&nbsp; Sementara argumentasi merupakan aktivitas verbal, sosial dan rasional yang bertujuan untuk meyakinkan kritik yang masuk akal tentang suatu pandangan yang dapat diterima.&nbsp; Tujuan yang paling penting dalam pendidikan sains adalah untuk mengembangkan kemampuan berpikir siswa dalam konteks khusus sains.&nbsp; Artikel ini membahas mengenai konsep pembelajaran sains berbasis argumentasi ilmiah dan hubungannya dengan inkuiri, kontribusi argumentasi pada keterampilan berpikir kritis dan karakteristik proses berpikir kritis melalui argumentasi. Ciri utama dalam berpikir kritis, yaitu memutuskan tentang suatu keyakinan, merupakan sebuah argumen, dengan cara menilai argumen orang lain dan mengembangkan argumennya sendiri.&nbsp; Argumentasi memiliki kontribusi yang signifikan dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis dengan karakteristik yang khas, yaitu menilai sumber informasi, mengevaluasi argumen dan menghasilkan argumen serta mempresentasikannya.&nbsp; Hasil kajian ini diharapkan dapat menjadi pijakan teoritis bagi peneliti dan praktisi pendidikan sains dalam mengimplementasikan dan mengases argumentasi ilmiah dan keterampilan berpikir kritis, baik secara terpisah, maupun kombinasi keduanya. &nbsp;</p> Evi Roviati Ari Widodo ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2019-07-25 2019-07-25 11 2 56 66 10.30599/jti.v11i2.454 Analisis Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Siswa SMA pada Materi Hukum Newton Tentang Gerak https://journal.stkipnurulhuda.ac.id/index.php/JTI/article/view/472 <p class="Abstact"><span lang="IN">Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa SMA/MA pada materi Hukum Newton tentang gerak serta mendeskripsikan perbedaan kemampuan siswa berdasarkan gender. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif deskriptif dengan responden berjumlah 456 siswa di Kota Bandar Lampung. Data dikumpulkan menggunakan soal tes pilihan jamak dengan jumlah 20 butir soal yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh, persentase kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa tergolong rendah dengan nilai rata-rata sebesar 44,1. Dari ketiga dimensi proses berpikir, rata-rata kemampuan siswa pada level berpikir analisis, evaluasi, dan mencipta, secara berturut-turut adalah 65,0 (cukup tinggi), 28,3 (rendah), dan 29,2 (rendah). Berdasarkan gender, rata-rata kemampuan siswa laki-laki dan perempuan hampir sama, yaitu laki-laki 44,7 dan perempuan 43,7 dan keduanya berkategori rendah. Dari hasil uji t, tidak ditemukan adanya perbedaan yang signifikan antara kemampuan siswa laki-laki dan perempuan. Kesimpulannya adalah kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa SMA/MA di Bandar Lampung tergolong rendah dan tidak ada perbedaan yang signifikan mengenai kemampuan siswa antar gender. </span></p> Nur Faizah Akmala Wayan Suana Feriansyah Sesunan ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2019-07-25 2019-07-25 11 2 67 72 10.30599/jti.v11i2.472 Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Project Based Learning Terhadap Kreativitas Siswa Pada Materi Energi Terbarukan https://journal.stkipnurulhuda.ac.id/index.php/JTI/article/view/473 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran <em>Project Based Learning</em> terhadap kreativitas siswa pada materi energi terbarukan: Turbin <em>Axis</em> Horizontal dan Kincir Air. Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas XII IPA SMA Al-Kautsar Bandar Lampung, dengan sampel kelas XII &nbsp;sebagai kelas eksperimen dan XII sebagai kelas kontrol. Desain penelitian yaitu <em>Posttest Only Control Group</em><em> Design</em>. Hasil penelitian diuji menggunakan <em>Independent Sample T-Test</em> dan <em>Effect Size</em>. Hasil penelitian yaitu kelas kontrol dengan model pembelajaran konvensional memiliki nilai rata-rata kreativitas sebesar 42% dengan kategori kurang kreatif, sedangkan kelas eksperimen dengan model pembelajaran <em>Project Based Learning</em> memiliki nilai rata-rata kreativitas sebesar 72% dengan kategori kreatif. Hasil uji <em>Effect Size</em> diperoleh nilai <em>cohen’s</em> <em>d</em> sebesar 3,40 dan nilai <em>effect size r</em> sebesar 0,86 dengan kategori tinggi. Kesimpulannya yaitu terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran <em>Project Based Learning</em> terhadap kreativitas siswa pada materi energi terbarukan.</p> Haza Kurnia Dinantika Eko Suyanto I Dewa Putu Nyeneng ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2019-07-26 2019-07-26 11 2 73 80 10.30599/jti.v11i2.473 Acalypha Indica: Pemanfaatan dan Bioaktivitasnya https://journal.stkipnurulhuda.ac.id/index.php/JTI/article/view/478 <p><em>Acalypha indica</em> (AI) atau yang dikenal dengan nama daun anting-anting telah lama digunakan masyarakat Indonesia sebagai obat tradisional. Pemanfaatan tumbuhan sebagai obat tradisional berhubungan dengan kandungan metabolit sekunder dan bioaktivitasnya. Penulisan artikel ini didasarkan pada kajian literatur yang diperoleh dari jurnal ilmiah yang terbit secara <em>online</em> maupun <em>offline</em>, sehingga diperoleh informasi yang komprehensif mengenai bioaktivitas AI. Sebagai obat&nbsp; tradisional AI digunakan untuk obat kolesterol dan rematik. Kandungan metabolit sekunder AI berupa saponin, flavonoid, steroid, fenol, alkaloid, tanin, dan glikosida jantung. Bioaktivitas AI antara lain: anti mikroba, antioksidan, anti diabetes melitus, anti kanker, anti stroke dan meningkatkan kualitas sperma. Aktivitas anti mikroba AI berhubungan dengan kandungan flavonoid dan alkaloid. Mikroba merupakan salah satu penyebab keracunan makanan, oleh karena itu bioaktivitasnya AI sebagai anti mikroba berpotensi sebagai pengawet makanan.</p> Marina Silalahi ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2019-07-27 2019-07-27 11 2 81 86 10.30599/jti.v11i2.478 Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Kontekstual dalam Pembelajaran Fisika terhadap Hasil Belajar Siswa pada Materi Energi Terbarukan https://journal.stkipnurulhuda.ac.id/index.php/JTI/article/view/474 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan menggunakan model pembelajaran kontekstual dalam pembelajaran fisika terhadap hasil belajar siswa pada materi energi terbarukan. Sampel penelitian adalah siswa kelas XII MIPA<sub>4</sub> yang menjadi kelas eksperimen dan XII MIPA<sub>5</sub> menjadi kelas kontrol di SMA Negeri 3 Kotabumi menggunakan <em>Pretest-Posttest. </em>Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen tes hasil belajar. Data dianalisis dengan menggunakan uji <em>Independent Sample T-Test </em>dan uji <em>effect size. </em>Hasil penelitian menunjukkan skor <em>T-Test</em> rata-rata nilai sig yang diperoleh adalah 0,000 dimana nilai sig lebih kecil dari 0,05, maka H<sub>0 </sub>ditolak. Hasil uji <em>effect size&nbsp; </em>yang diperoleh dari perhitungan <em>cohen’s d</em> sebesar 2,34 dan hasil nilai <em>effect size&nbsp; r </em>diperoleh sebesar 0,76 artinya penerapan model pembelajaran kontekstual berpengaruh cukup tinggi dalam meningkatkan hasil belajar siswa.</p> Kintanisa Dinanti Putri Eko Suyanto I Dewa Putu Nyeneng ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2019-07-27 2019-07-27 11 2 87 93 10.30599/jti.v11i2.474 Analisis Efisiensi Teknis Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Kabupaten Bantul https://journal.stkipnurulhuda.ac.id/index.php/JTI/article/view/394 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi teknis, serta sarana dan prasarana lima TPI di Kabupaten Bantul. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis efisiensi DEA (<em>Data Envelopment Analysis</em>) dengan variabel <em>input</em> (jumlah karyawan TPI, jumlah nelayan, jumlah bakul, jumlah kapal, luas lantai lelang TPI, jumlah keranjang ikan dan jumlah timbangan) dan variabel <em>output</em> (jumlah produksi dalam satu tahun), analisis efisiensi metode produktivitas dan analisis sarana dan prasarana (Permen KP No.52A/KEPMEN-KP/2013). Hasil analisis efisiensi DEA menunjukkan bahwa lima TPI di Kabupaten Bantul memiliki skor efisiensi 100%, sedangkan hasil analisis efisiensi menggunakan metode produktivitas hanya TPI Depok yang memiliki efisiensi paling tinggi. Hasil analisis sarana dan prasarana menunjukkan bahwa di semua TPI belum tersedia penampungan pengolahan limbah, peringatan larangan masuk untuk kendaraan berasap dan binatang yang dapat mempengaruhi mutu hasil perikanan, serta peringatan larangan merokok, meludah, serta makan dan minum.</p> Handaka Ari Pamungkas Aristi Dian PF Dian Wijayanto ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2019-07-27 2019-07-27 11 2 94 101 10.30599/jti.v11i2.394 Instrumen Asesmen Pedagogical Content Knowledge dalam Konteks Pengembangan Keterampilan Komunikasi Saintifik pada Pembelajaran Fisika https://journal.stkipnurulhuda.ac.id/index.php/JTI/article/view/494 <p>Artikel ini bertujuan mengembangkan instrumen <em>pedagogical content knowledge</em> (PCK) calon guru fisika dalam konteks pengembangan keterampilan komunikasi saintifik melalui pembelajaran fisika. Penelitian ini menggunakan metode <em>Design and Development Research</em> (<em>DDR</em>) dengan tahapan perencanaan, produksi dan evaluasi. Partisipan dalam penelitian ini berjumlah dua puluh satu mahasiswa calon guru fisika di salah satu LPTK di Sumatera Selatan dan tujuh dosen pada Program Studi Pendidikan Fisika. Instrumen yang dikembangkan berbentuk <em>task</em> (matriks <em>PCK</em>) dan rubrik penilaian matriks PCK dalam konteks pengembangan keterampilan komunikasi saintifik. Kelayakan rubrik diuji dari segi validitas, reliabilitas (konsistensi) dan praktibilitas. Berdasarkan uji kelayakan yang dilakukan, rubrik yang dikembangkan memenuhi syarat validitias yang baik dimana diperoleh indeks CVR sebesar 1. Rubrik juga memenuhi syarat&nbsp; reliabilitas yang memadai berdasarkan uji statistik <em>Intraclass Correlation Coefficients (ICC) dan indeks </em><em>Kendall’s Coefficient Concordance</em> <em>W</em>. Indeks ICC mapun indeks Kendall W diperoleh pada rentang sedang dan tinggi. Partisipan menyatakan rubrik yang dikembangkan bermanfaat, mudah digunakan meskipun membutuhkan alokasi waktu yang lebih banyak dalam menggunkan rubrik. Dengan demikian instrumen yang dikembangkan layak digunakan untuk menilai <em>PCK</em> calon guru fisika dalam konteks pengembangan keterampilan problem solving siswa.</p> Erwin Erwin NY Rustaman H Firman TR Ramalis ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2019-07-27 2019-07-27 11 2 102 110 10.30599/jti.v11i2.494